Tuesday, July 31, 2012

ekspresi hati

di sudut yang terpencil..dia duduk memeluk lutut..pelupuknya lembab..seulas merah bibirnya terketar-ketar menahan rasa..julang api semalam semakin reda..hirisan hatinya yang tersiat halus dikunci di dalam kotak cinta yang gelap tiada lagi bunyi bunyian atau cahaya menerobos..lalu dibuang jauh ke pusat dunia agar tak bisa lagi dicapai oleh tangan lahanat..warna pasrah yang menggarisi wajahnya diraup..kemudian ditekup..menghempas segala rasa yang berbaur lalu menjadi satu...aku memeluk kejap derita...merayu rayu..merintih pada bahagia agar singgahlah walau sedetik dihatiku yang tandus..di sudut itu juga..yang aku lihat panorama..aku lihat kau memuja bintang baru yang bersinar bergemerlapan menerangi alam..walhal akulah dulu di sana..sialan menerjah rasa..apa kau tak redha hal ini?apa kau sanggup mencium kakinya yang telah memijak lumat jiwamu itu?hati boleh menjerit sesuka hati..memarahi memaki..tetapi yang sakit..yang luka..yang pedih itu aku...jauh aku jatuh di seberang sana..meronta-ronta menggapai bahagia yang semakin beterbangan..hulurlah sedikit cahayamu..agar biasannya mampu terpercik mengenai aku..lalu menerangi atmosfera dunia aku walaupun sedetik cuma..aku pasti bersyukur.. berterima kasih pada kau..kemudian aku merasakan seperti ada hijab menutupi mata deritaku..ada seperti sehelai sutera lembut membaluti jiwaku yang kontang..lalu menyalurkan sedikit ketenangan yang hakiki..terima kasih.

dahlia hutan.

No comments:

Post a Comment